Selasa, 27 Maret 2012

FORKOP DEWATS DI RS LAVALLET MALANG

FORKOP DEWATS tahun 2012 ini diadakan di kota Apel, Malang tepatnya di RS. Lavallet Malang, sayang sekali waktu hanya 1 hari yaitu hari Kamis tgl. 22 Maret 2012, dan lebih disayangkan lagi dari undangan 30 peserta yang dapat hadir hanya 19 peserta.



Adapun agenda acara selama 1 hari tersebut dapat dilihat/unduh di : http://www.ziddu.com/download/18972908/AGENDAFORKOPDEWATSRUMAHSAKIT_2011.doc.html

Pada Forkop Dewats kali ini dipresentasikan hasil penelitian dari Dewats (masih sekala laboratorium) yang nantinya akan dibuat prototipe paling tidak pada pertemuan Forkop Dewats tahun 2013 yang rencananya di RS. Panti Rahayu Purwodadi prototipe tsb sudah dapat ditampilkan.
http://www.ziddu.com/download/18972820/FORKOPAktivitasFitokatalitikTitaniumDioksida.ppt.html
Juga diperkenalkan aplikasi penangkap bau pada IPAL Dewats dan sudah diterapkan pada beberapa tempat, a.l. : RS. Santa Maria Pemalang, RS. Kasih Ibu Solo dan RS. Panti Wilasa Citarum Semarang.


http://www.ziddu.com/download/18972441/PENANGKAPBAU.ppt.html
Nah ini produk Dewats terbaru, yaitu DEWATS FIBERPILIHAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK (Pemukiman, RS, Hotel, Peternakan, dan Air Limbah Organik lainnya) .
http://www.ziddu.com/download/18972119/DEWATSFIBERBM2012Malang.ppt.html

Demikian selayang pandang oleh-oleh dari Forkop Dewats di Malang. Sampai jumpa di tahun 2013 di RS. Panti Rahayu Purwodadi.







Rabu, 21 April 2010

INFO PELATIHAN LINGKUNGAN

Disampaikan dengan hormat bahwa Center for Environmental Technology Study (CETS) Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta bermaksud menyelenggarakan Agenda Pelatihan Tahun 2010 dengan rincian sebagai berikut :

1.
Metode Analisis Kualitas Air
3-6 Mei 2010
Rp. 3.500.000
2.
Metode Sampling dan Analisis Udara
14-17 Juni 2010
Rp. 3.850.000
3.
Pengelolaan Persampahan berbasis Masyarakat
6-8 Juli 2010
Rp. 2.500.000
4.
Metode Sampling Air
26-29 Juli 2010
Rp. 3.850.000
5.
Penyusunan Status Lingkungan Hidup
28-30 September 2010
Rp. 3.000.000
6.
Pengelolaan Limbah B-3
19-21 Oktober 2010
Rp. 2.500.000
7.
Penyusunan Baku Mutu Air
4-6 November 2010
Rp. 3.250.000
8.
Manajemen Laboratorium
23-25 November 2010
Rp. 2.500.000

Info lebih lengkap mengenai silabus pelatihan, cara pendaftaran serta formulir pendaftaran dapat dilihat di website kami http://www.cets-uii.org/ atau mau download brosurnya di http://www.cets-uii.org/brosur2010.pdf

Jumat, 11 Desember 2009

KILAS BALIK : FORUM KOMUNIKASI OPERATOR DEWATS SME “Evaluasi In House Management” Hotel Puri Artha Yogyakarta, 28 – 29 Januari 2009

Tidak terasa tinggal beberapa hari lagi, tepatnya 15 – 16 Desember 2009 akan diadakan Forum Komunikasi Operator (Forkop) Dewats SME di RS. Panti Wilasa Citarum Semarang, dan tidak ada salahnya bila pada kesempatan ini kita juga merefresh / mengingat kembali apa yg sudah kita lakukan bersama pada Forkop Dewats SME di Hotel Puri Artha Yogyakarta 28 – 29 Januari 2009, dengan harapan ketika nantinya kita bertemu tidak selalu membahas masalah yg sama terus (jalan ditempat) tetapi ada sesuatu yg baru, sehingga menolong kita untuk lebih baik lagi dalam merawat IPAL Dewat yg ada di rumah sakit kita masing-masing.

Forkop Dewats SME 28 – 29 Januari 2009 yg lalu mempunyai tujuan :
1. Pengelola / operator IPAL, DEWATS-LPTP dan BORDA berbagi pengalaman tentang berbagai masalah yang muncul dan solusi yang diterapkan dalam pelaksanaan pengoperasian dan perawatan IPAL sistem DEWATS.
2. Melakukan evaluasi pola komunikasi terarah dan terpadu untuk menindaklanjuti secara tepat dan cepat input yang diterima baik berupa keluhan, usulan dan masukan lainnya, terutama evaluasi in house management.
3. Merumuskan tindakan strategis untuk pengembangan jaringan antar Operator baik yang menyangkut aspek kelembagaan maupun pola komunikasi yang efektif dan berdaya guna.
4. Silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan antar RS yang menggunakan IPAL sistem DEWATS.

Pada waktu itu peserta yg diundang sebanyak 26 rumah sakit, tetapi ada 3 RS tidak bisa hadir, yaitu RS. Bhakti Yudha Depok Jakarta, RS. Prima Medika Denpasar, dan RS. Krakatau Cilegon

Materi pada pertemuan saat itu adalah :
1. Konsep In House Management oleh Bambang Suwerda SST, M.Si (Poltikes Depkes Yogya)
2. Reduksi Coliform menggunakan Lampu UV (Ultraviolete) oleh Ibnu Singgih Pranoto (DEWATS-LPTP)
3. Diskusi Kelompok “Best Practice in House Management”
4. Monitoring Efisiensi IPAL Pengolahan SME’s oleh Prawesti Ekasanti (BORDA)

Dari pertemuan itu menghasilkan beberapa temuan, usulan, keputusan, antara lain :
1. Problem yang utama muncul pada penerapan IPAL sistem DEWATS di masing-masing RS, yaitu in house management yang belum baik dan pemeliharaan (OM operational and maintenance) IPAL yang belum baik. Sehingga untuk waktu yang akan datang tema FORKOP adalah Operational and Maintenance IPAL DEWATS.
2. Disepakati nama forum : FORKOP (Forum Komunikasi Operator) DEWATS SME (Small Medium Enterprise).
3. Mulai tahun ini akan diadakan pertemuan FORKOP DEWATS SME satu tahun satu kali secara bergilir ke masing-masing RS dan untuk yang pertama kali akan diadakan bulan November 2009 di RS. Panti Wilasa Citarum. Sebagai Koordinator Handoko (RS. Panti Wilasa Citarum dan Wakil Koordinator Mahmudah Hasanah (RS Ananda Salatiga).
4. Dalam pertemuan tersebut akan ada presentasi Operational Management dari 3 RS, yaitu RS. Panti Wilasa Citarum (sebagai tuan rumah), RS. JIH (Jogya International Hospital), dan RSU. Panti Baktiningsing Klepu Yogya.
5. Akan diadakan DEWATS AWARD dan akan diberikan pada FORKOP DEWATS SME di RS. Panti Wilasa Citarum bulan November 2009, maka mulai saat ini akan diadakan penilaian ke 50 RS yang menerapkan IPAL sistem DEWATS oleh Tim Teknik, Riset dan Independen.

Dan yg terakhir RTL alias Rencana Tindak Lanjut, beberapa hal yg akan menjadi fokus tindak lanjut dari pertemuan ini a.l. :

1. Akan diadakan monitoring IPAL DEWATS kurun waktu setiap 6 bulan sekali, yaitu pada bulan Juli dan Desember, dengan cara akan dikirim formulir dari DEWASTS ke masing-masing RS untuk diisi dan dikirim kembali ke DEWATS.
2. Akan dikirim OM (Operational and Maintenance) IPAL DEWATS ke masing-masing RS.
3. Realisasi penerbitan Buletin DEWATS yang sementara ini tidak terbit karena kendala dari pihak DEWATS.
4. Akan segera dibentuk pengurus FORKOP DEWATS SME.

Akhirnya, kita akan bertemu pd 15 – 16 Desember 2009 di RS. Panti Wilasa Citarum Semarang, masih dengan topik : In House Management. Mungkin dalam benak kita terbersit pertanyaan, “sudah sekian kali bertemu khok topiknya itu itu terus ? (In House Management” dan jawaban yg menarik yg pasti dari pihak Dewats “lha wong topiknya itu itu terus saja belum dilakukan oleh masing-masing rumah sakit, khok mau minta topik yg lain !” . He…he… sampai ketemu di Semarang…..

Selasa, 19 Agustus 2008

memilih IPAL RS

Keberadaan RS sering kali membuat resah masyarakat sekitarnya manakala RS tersebut belum atau tidak memiliki IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah). Memang cukup beralasan mereka resah dan takut, karena air limbah RS bila tidak diolah sebelum dibuang ke lingkungan di kuatirkan bakteri / virus yang terbawa ke lingkungan menular ke penduduk sekitar RS.

Satu sisi masyarakat sekitar RS menuntut RS harus mengolah limbah cari dengan adanya IPAL, sisi lain Pemerintah juga menuntut dengan UU ataupun Permen RS harus membuang air limbah sesuai baku mutu yang telah ditetapkan, sedangkan pihak RS berpikir model IPAL apa yang akan dibuat disesuaikan dengan anggaran.

Kalau bicara peraturan, beberapa tahun yang lalu ada sebuah RS di Kab. Demak secara fasilitas sudah lengkap tetapi pada saat itu belum diijinkan untuk beroperasi karena belum mempunyai IPAL. Akhirnya, setelah survey dan dengan berbagai perhitungan diputuskan menggunakan IPAL sistem DEWATS, kemudian oleh pemerintah Kab. Demak RS tersebut diijinkan untuk beroperasi.

Di Semarang dan sekitarnya beberapa RS yang sudah menggunakan IPAL sistem a.l. : RS. Panti Wilasa Citarum, RS. Panti Wilasa Dr. Cipto, RS. Roemani, RSI. Kendal, RS. Pelita Anugerah Demak, RS. Panti Rahayu Purwodadi, dan RS di Salatiga.

Sistem DEWATS (Decentralized Wastewater Treatment System) ini menitik beratkan pada pengolahan limbah cair organik yang mudah perawatannya, mudah di dapat suku cadangnya, dan murah biaya operasionalnya. Dengan sistem DEWATS ini diharapkan RS yang sudah membangun sistem pengolahan limbah akan mengoperasikan setiap harinya karena biaya operasional murah, suku cadang mudah didapat, dan mengoperasikannya mudah/ tidak rumit, tidak diperlukan tambahan energi listrik dan sebagainya. Aliran air mengalir secara gravitasi / tidak dipompa (bila kondisi kemiringan tanah cukup).

Dan akhirnya, apapun IPAL-nya yang penting buangannya sesuai Baku Mutu Limbah Cair yang disyaratkan pemerintah.